Sabtu, Oktober 30

Korban Tewas di Mentawai yang Ditemukan 414 Orang

Sabtu, 30 Oktober 2010 20:28 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 258 kali
Korban Tewas di Mentawai yang Ditemukan 414
Suasana pasca tsunami yang menghantam Mentawai, di Dusun Muntei Barubaru, Pagai Utara, Mentawai, Rabu (27/10). (ANTARA/Kris Hadiyanto-Setwapres)
Padang (ANTARA News) - Jumlah korban tewas akibat gempa yang diikuti tsunami di Kabupaten Kepuluan Mentawai, Sumatera Barat, yang berhasil ditemukan hingga Sabatu mencapai 414 orang.

"Sebelumnya korban tewas berhasil ditemukan Tim SAR sebanyak 413 orang, namun pada Sabtu (30/10) sekitar pukul 17.00 WIB bertambah menjadi 414 orang," kata Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar, Ade Edwar, di Padang.

Dia menyatakan, data korban tewas tersebut yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mentawai selanjutnya dilaporkan kepada BPBD Sumbar.

"Setiap satu satu jam BPBD Mentawai memberikan laporan pada BPBD Sumbar mengenai data korban tewas dan warga hilang,"katanya.

Rumah warga yang rusak akibat gempa dan tsunami sebanyak 497 unit kondisi rusak berat, 204 unit rusak ringan. Rumah Dinas 4 unit.

Fasilitas umum yang rusak, ketika terjadi gempa dan tsunami yakni jembatan 7 unit, jalan P2D rusak sepanjang 8 km, Reosrt 2 unit.

Sarana pendidikan yang rusak akibat gempa dan tsunami yakni SD 4 unit rusak berat,1 unit rusak sedang, SMP 1 unit.

Korban luka-luka antara lain 270 orang luka berat, sedangkan 162 orang luka ringan.

Korban yang mengalami luka-luka dari sejumlah desa sudah dievakuasi ke pengungsian di Sikakap untuk mendapatkan pertolongan pengobatan.

Sedangkan korban yang berada dipengungsian sudah diberikan bantuan oleh tim gabungan, bahkan sudah ada tim gabungan yang membangun tenda darurat, seperti di perkampungan penduduk Purou-rougat.

Perkampungan Purou-rougat, merupakan satu daerah terparah yang terkena dampak bencana gempa dan hantamban gelombang tsunami.

Untuk mencapai ke lokasi perkampungan itu, harus melalui jalur laut dengan menggunakan speed boat yang menempuh waktu satu jam.

Bantuan dari Padang ada yang didistribusikan melalui jalur udara dengan pesawat hercules milik TNI Angkatan Udara ke titik terkena dampak tsunami.

Pada hari ketiga pascagempa dan tsunami, warga Mentawai masih banyak yang memilih untuk bertahan dipengungsian, meskipun sebagai sudah ada yang dievakuasi.

Tim SAR dan para relawan masih terus melakukan pencarian terhadap warga yang hilang maupun korban tewas akibat gempa dan Tsunami.

0 komentar:

Catat Ulasan

Share |

Buku Cerita Bawean