This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Khamis, Oktober 21

Minum Kopi Atasi Penyakit Kronis







NUSA DUA, KOMPAS.com - Hasil penelitian terbaru menunjukkan, konsumsi kopi efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Namun untuk mencapai manfaat yang dimaksud, konsumsi kopi tidak boleh sembarangan dan harus berkualitas baik dan asli.

Surip Mawardi, peneliti kopi dan kakao Indonesia di sela-sela Konferensi Internasional Ilmu Pengetahuan Kopi 2010 di Nusa Dua Bali menyatakan, berdasarkan hasil penelitian terbaru, kopi bisa mengatasi berbagai macam penyakit seperti diabetes, kanker usus bahkan jantung koroner.

Dari hasil penelitian terbaru itu, lanjutnya, terungkap juga bahwa minum kopi seumur hidup memberikan efek yang menetralkan kesehatan jantung bagi peminumnya.

"Hal itu berdasarkan data metaanalisa terbaru terhadap 21 penelitian kohort prospektif yang dilakukan dari 1996 sampai 2008 dengan total kasus sebanyak 15.559 dengan melibatkan 407.806 sukarelawan untuk objek penelitian," ujarnya menjelaskan.

Dikatakan, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat konsumsi minum kopi tidak mengubah risiko perkembangan penyakit jantung koroner. "Bahkan dengan mengkonsumsi kopi kurang dari dua cangkir per hari bisa mengurangi derita penyakit jantung koroner," terangnya.

Hasil penelitian tersebut, kata Surip, bisa mementahkan dugaan yang selama ini menilai bahwa minum kopi merusak kesehatan, terutama sistim jantung dan kardiovaskular.

Di sisi lain, Surip mengatakan, pendekatan penelitian yang umum dilakukan oleh para peneliti adalah mempelajari pengaruh suatu komponen tunggal dalam kopi terhadap kesehatan peminumnya. Kemudian mereka menarik kesimpulan dari data yang diperoleh dengan menggunakan senyawa tunggal tersebut.

Perlu diketahui, lanjutnya, kopi merupakan minuman mengandung senyawa yang sangat kompleks, terdiri lebih dari 800 komponen yang berbeda dan saling berinteraksi dalam jenis senyawa yang berdiri sendiri.

"Saat ini, banyak bukti medis dan ilmiah yang mendukung kesimpulan bahwa minum kopi dengan porsi normal antara dua sampai empat cangkir per hari dengan kandungan kafein sampai dengan 100 miligram per cangkir, merupakan bagian dari pola makan yang berimbang," katanya.

Ia menambahkan, dengan mengkonsumsi kopi dalam takaran itu, tergolong aman dan tidak memberikan dampak yang merugikan terhadap kesehatan manusia.

Rabu, Oktober 20

Ariel Batal Bebas, Cut Tari Stres


Rabu, 20 Oktober 2010 | 19:46 WIB
BANAR FIL ARDHI
Artis sekaligus presenter Cut Tari menangis saat menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dalam konferensi pers di Gedung Summitmas I, Jakarta, Kamis (8/7/2010). Pernyataan terbuka ini dia sampaikan menyusul pemberitaan kasus video porno yang menyeret dirinya. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
TERKAIT:



JAKARTA, KOMPAS.com -- Kabar soal penyanyi Nazriel Irham alias Ariel yang batal bebas membuat Cut Tari terkejut dan langsung menangis.

Menurut kuasa hukum Tari, Hotman Paris Hutapea, kabar tentang Ariel juga memengaruhi kondisi psikologis kliennya. "Kondisinya nggak bagus. Dia (Tari) telepon saya. Dia nangis. Dia stres," kata Hotman, saat ditemui di Kantornya, gedung Summitmas II, Jakarta, Rabu (20/10/2010).

Menurut Hotman, sejak Minggu (17/10/2010) sore artis yang diduga menjadi pasangan Ariel dalam video beradegan seks itu dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit pencernaan.

Kesehatannya pun semakin memburuk saat mendengar bahwa berkas kasus Ariel dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan dan siap disidangkan. "Dia khawatir juga akan P-21, karena selama ini dia sudah yakin banget. Dia sekarang jadi ragu, saya sih tetap optimis. Intinya dia nanyain, aku juga bisa kena juga dong," tutur Hotman.

Makanan Panjang Umur

SHUTTERSTOCK
Inilah diet yang perlu Anda konsumsi dua hari dalam seminggu: buah-buahan, sayuran, dan susu.
TERKAIT:



Kompas.com — Bila Anda ingin selalu sehat dan hidup lebih lama, hindari berpantang makanan atau hanya mengonsumsi satu jenis makanan saja. Konsumsi variasi makanan dalam piring Anda, terutama makanan pencegah anti-inflamasi karena itu adalah kunci untuk hidup sehat dan panjang umur.

Demikian menurut hasil penelitian yang dilakukan para ahli dari Lund University, Swedia. Mereka meneliti efek dari mengonsumsi berbagai jenis makanan, terutama yang memiliki efek anti-inflamasi terhadap kesehatan. Ternyata, lebih bermanfaat jika kita mengonsumsi aneka ragam makanan ketimbang memakannya secara terpisah.

Jenis makanan yang disarankan adalah makanan yang memiliki kadar indeks glikemik rendah (lambat menaikkan kadar gula darah), makanan yang tinggi antioksidan, kaya asam lemak omega-3, probiotik, makanan tinggi serat, serta produk serelia utuh.

Pola konsumsi yang disarankan adalah mengombinasikan berbagai variasi makanan. "Obat atau makanan dengan manfaat yang spesifik mungkin hanya memberi satu keuntungan. Namun, jika kita menggabungkannya dengan berbagai makanan lain, banyak faktor risiko penyakit yang bisa dicegah," kata profesor Inger Bjorck, ketua peneliti.

Dalam penelitian yang melibatkan 44 orang yang sehat tapi menderita kegemukan itu, para peneliti mengamati dampak pola makan bervariasi itu pada tubuh. Setelah empat minggu, orang yang makan variasi jenis makanan sehat itu memiliki kadar kolesterol jahat lebih rendah 33 persen.

Manfaat lainnya adalah rendahnya tingkat inflamasi dalam tubuh, yakni kondisi yang memicu sindrom metabolik dan diabetes. Sementara itu, fungsi kognitif dan daya ingat meningkat.

Selain variasi jenis makanan, berbagai variasi warna makanan juga disarankan menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

Para ahli sejak lama mengetahui bahwa inflamasi atau peradangan merupakan penyebab utama terjadinya penyakit kronik dan penyebab sel-sel normal berubah menjadi sel kanker.

Selasa, Oktober 19

Pasir Putih Pulau Bawean Sehangat Pantai Kuta Laut di dekat Pulau Bawean berpotesi menjadi wisata diving. Keindahannya seperti Bunaken.



SURABAYA POST - PELABUHAN kecil Pulau Bawean itu terlihat sibuk. Tukang perahu mengantar sejumlah turis menyeberang. Mereka menuju Pulau Gili dan Nongko. Di Gili menyelam untuk melihat terumbu karang. Sedangkan di Pulau Nongko menikmati kehangatan pasir putih.

”Banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bawean untuk menikmati keindahan pantai dan terumbu karangnya. Pulau Bawean hingga saat ini masih dikelilingi terumbu karang yang menakjubkan,” kata Kepala UPT Pariwisata Bawean, Sulaiman Efendy.

”Berdasarkan penelitian dari perguruan tinggi ITS Surabaya beberapa tahun lalu, keindahan terumbu karang yang mengelilingi Pulau Bawean tidak kalah dengan terumbu karang yang ada di Bunaken,” katanya.

Saat ini yang menjadi jujukan para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berniat menikmati terumbu karang adalah di pantai Pulau Gili, salah satu pulau kecil berada di sebelah barat pulau Bawean. Menurut Efendy, Pulau yang hanya bisa dijangkau dengan menaiki perahu itu pantai pasir putihnya sangat indah dan bersih.

”Kalau pagi ada perahu yang melayani warga Pulau Gili ke pasar di Pulau Bawean, ongkosnya Rp 5.000 sekali seberang, tapi jika kita hendak menyewa perahu biayanya sekitar Rp 100 ribu. Keberadaannya yang berada di tengah laut inilah yang semakin mempercantik Pulau Gili,” kata Efendy sambil menambahkan jika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogor sekitar awal bulan April lalu penelitian terumbu karang di laut-laut Bawean.

Selain di Pulau Gili, setiap tiga bulan sekali terkadang ada turis dari mancanegara yang datang untuk menyelam di laut sekitar Pulau Noko, pulau kecil berada di tenggara Pulau Bawean. Biasanya mereka berasal dari Kanada dan Australia. Terakhir, adalah mahasiswa dari Autralisa. “Ketika kami ajak berenang di pantai Pulau Noko, mereka enggan diajak pulang, katanya air laut di Pulau Noko belum tercemar, makanya mereka betah berlama-lama,” kata Efendy.

Dia menambahkan, para mahasiswa itu juga mandi matahari atau berjemur di Pulau Noko. “Tapi saat berenang dan berjemur mereka tidak mengenakan bikini seperti di Bali, mereka menghormati warga setempat yang memang enggan dimasuki kebiasaan-kebiasaan seperti itu, religiusitas masyarakat Bawean sangat kental. Mrereka mengenakan baju renang terusan, jika memakai bikini mereka bakal dilarang berenang atau berjemur oleh warga.”

Efendy menambahkan, Pantai Mayangkara yang saat ini telah rusak karena tidak ada perhatian dari pemerintah sbelumnya juga ramai dikunjungi wisatawan, seperti umumnya di pantai-pantai yang ada di Bawean, pengunjung ke Pantai Mayangkara juga diving selain menikmati keindahan pantainya. “Biasanya dulu klub penyelam dari PT Petrokimia Gresik sering menyelam ke Pantai Mayangkara ini,” katanya.

Pasir-pasir di pantai yang berada di Desa Kepuh Teluk Kec. Tambak ini banyak diambil warga setempat untuk bangunan. Selain itu, dulu di Pantai Mayangkara ada sebuah lapangan yang menjadi tempat camping wisatawan yang berkunjung, tapi lapangan itu sekarang hilang terkena abrasi air laut. Kendati Pantai Mayangkara saat ini kondisinya telah rusak, tapi terumbu karang yang berada di pantai tersebut masih utuh, kata Efendy.

Ada lagi pantai yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu pantai pasir putih di Desa Sukaoneng Kec. Tambak. “Di sana kondisi pantainya masih sangat bagus, tapi tidak mendapat perhatian dari pemerintah, jalan menuju pantai pasir putih Sukaoneng itu adalah jalan setapak. Sekitar dua kilometer kita harus jalan kaki, dulu masih bisa dilewati sepeda motor, tapi sekarang sudah rusak parah dan harus jalan kaki,” tandas Efendy.

Seluruh laut di Pulau Bawean adalah paket pariwisata, khususnya taman lautnya, tapi sayang pemerintah setempat seakan mengabaikan potensi andalan yang mestinya bisa seperti Bali jika digarap dengan serius. “Untuk menikmati terumbu karang wisatawan biasanya membawa alat selam sendiri, pemerintah tidak menyediakan fasilitas ini, jadi tidak semua wisatawan bisa menikmati keindahan terumbu karang yang mengelilingi Pulau Bawean,” ungkap Efendy.

Khamis, Oktober 7

Belanda Harus Minta Maaf Telah Menjajah Indonesia

Kamis, 7 Oktober 2010
Bandung (ANTARA News) - Koordinator Nasional Koalisi Kerakyatan Moh Jumhur Hidayat menyerukan Pemerintah Belanda harus minta maaf kepada pemerintah dan rakyat Indonesia karena telah menjajah Indonesia.

"Permintaan maaf itu harus disampaikan secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia atas penjajahan selama ratusan tahun sekaligus mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945," katanya di Gedung Indonesia Menggugat di Bandung, Kamis.

Gedung Indonesia Menggugat menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia atas pemerintahan kolonial Belanda dan di gedung itu Soekarno pernah diadili oleh Belanda karena perlawanannya terhadap Belanda.

Jumhur menyampaikan pernyataan itu saat bersama elemen masyarakat dan tokoh Jawa Barat menggelar "Pernyataan Sikap Masyarakat Jawa Barat Mendukung Presiden SBY dalam Menegakkan Kehormatan Bangsa".

Pernyataan itu antara lain menghendaki agar SBY menata ulang hubungan Indonesia-Belanda ke arah bentuk penghormatan serta menjaga kemartabatan nasional Indonesia bukan atas dasar penistaan ataupun menciptakan pelecehan yang bertendensi merusak nama baik Indonesia di mata internasional.

"Pemerintah Belanda tidak boleh lupa dengan sejarah perlawanan bangsa Indonesia dan pernyataan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 itu, sehingga mereka harus mengerti betapa mahalnya pengorbanan bangsa kita menjadi merdeka," kata Jumhur berapi-api disambut yel-yel ratusan hadirin.

Belanda masih mengakui bahwa kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949 bukan 1945.

Bahkan, katanya, pemerintah Belanda harus bersedia mengganti segala kerugian yang diderita bangsa Indonesia selama masa penjajahan yang menistakan itu.

"Jika tidak, pemerintah Belanda tak akan pernah bisa dihormati oleh rakyat Indonesia sampai kapan pun," kata Jumhur yang juga Ketua Umum Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) itu.

Dalam kesempatan itu disampaikan pula dukungan masyarakat Jawa Barat terkait penundaan kunjungan Presiden Yudhoyono ke Belanda sebagai perwujudan sikap tegas menjaga kedaulatan dan harga diri Bangsa Indonesia.(*)

Sabtu, Oktober 2

Cuaca Membaik, Pantai Labuhan Ramai Wisatawan Asing

Bawean (beritajatim.com) - Sejumlah kapal turis asing mulai merapat di lokasi pantai Labuhan Desa Tanjungori Kecamatan Tambak Bawean, Kamis (30/9/2010). Para turis asing itu pun mulai singgah di lokasi tersebut ketika cuaca mulai membaik dan gelombang laut terlihat lebih tenang.

Menurut Sudi (28), salah seorang penduduk setempat kapal-kapal tersebut mulai melempar jangkar di lokasi Pantai Labuhan sejak dua hari terakhir. Namun kata Sudi, setiap harinya selalu ada yang datang sehingga jumlah kapal-kapal asing itu pun selalu bertambah setiap harinya. "Biasanya setiap hari pasti ada yang datang," tuturnya.

Sudi menambahkan, biasanya para turis asing tersebut datangnya dari pulau Bali dan hanya sekitar dua hingga empat hari saja yang singgah di lokasi pantai tersebut kemudian melanjutkan perjalanannya kembali ke arah Kalimantan dan Singapura. "Biasanya disini tidak lama, paling cuma 2 atau 4 hari terus berangkat lagi ke Kalimantan atau Singapura," terangnya.

Sementara menurut Kepala Desa Setempat Ilham Syifa kedatangan para warga asing itu merupakan bukti nyata bahwa lokasi Pantai Labuhan memang sangat layak untuk dikembangkan.

Sehingga, kata Ilham, Kecantikan panorama pantai Labuhan bukan hanya sekedar persinggahan turis asing melainkan bisa diperjuangkan untuk menjadi salah satu tujuan wisata bagi warga kulit putih itu. "Kalau pemerintah kita peka terhadap potensi pariwisata di pantai Labuhan, tentunya pantai tersebut bisa diusahakan supaya menjadi salah satu tujuan wisata dan bukan hanya sekedar persinggahan," jelas Ilham.

Sementara dari pantauan di lapangan hingga saat ini sedikitnya delapan kapal-kapal asing terlihat berjejer di sepanjang lokasi pantai Labuhan

Penambangan Batu Liar Ancam Longsor

Bawean (beritajatim.com) - Sejumlah warga Bawean mengeluhkan banyaknya kegiatan penambangan batu secara liar di kawasan perbukitan di sepanjang jalan lingkar Bawean.

Mereka khawatir kegiatan penambangan batu tersebut akan memicu timbulnya bencana longsor di kemudian hari.

Menurut Adiluddin (43) warga Desa Tambak Kecamatan Tambak kegiatan penambangan liar tersebut perlu disikapi oleh pemeritah, sebab kata Adiluddin kebanyakan para penambang tidak mengerti bagaimana aturan yang semestinya terkait dengan perizinan galian C, sehingga katanya lagi para penambang hanya berfikir keuntungan sesaat tanpa berfikir dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

"Pemerintah harus tegas, jangan sampai karena ulah para penambang, lantas dampak terhadap lingkungan tidak diperhitungkan", Ungkap Adiluddin, Kamis (30/9/2010).

Lebih lanjut Adiluddin menambahkan maraknya pelaku penambang liar di Bawean disebabkan karena pemerintah dalam hal ini jajaran Muspika dan pemerintah Desa tidak peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, mestinya kata Adil pemerintah lebih bisa pro aktif tanpa harus menunggu laporan dari warga.

"Kalau memang pemerintah peka, mestinya tidak hanya menunggu laporan dari warga, mereka pasti tahu sebab kegiatan penambangan sudah lama dilakukan", imbuhnya.

Sementara menurut Kasi Pemerintahan Kecamatan Tambak Moh Syahri membenarkan maraknya aktivitas penambangan batu, tanah dan pasir di wilayah Kecamatan Tambak tidak ada yang memiliki izin galian C, menurutnya semestinya Kepala Desa yang lebih pro aktif untuk menyikapi hal itu utuk kemudian diteruskan instansi terkait,"semuanya itu penambang liar, tidak yang mempunyai izin", jelas Moh Syahri

Moh Syahri menambahkan meskipun kegiatan penambangan dilakukan di tanah milik warga akan tetapi sekiranya bisa berdampak pada kerusakan lingkungan, tetap saja membutuhkan koordinasi dengan pemerintah terkait.[abr/ted]

Share |

Buku Cerita Bawean