Ahad, Januari 22


Google baru saja menarik 21 aplikasi gratis dari Android Market. Menurut Google, kesemua aplikasi itu ditengarai sebagai malware yang dibuat untuk mendapatkan root access dari device Android milik users. Akses itu kemudian dipakai untuk mengambil berbagai jenis data dan setelahnya digunakan untuk download sejumlah kode. Celakanya, users tidak tahu kalau ada ‘pencuri’ dalam device Android yang ia gunakan.Meskipun Google telah menarik 21 aplikasi tersebut namun secara total semua aplikasi yang dimaksud telah didownload oleh kurang lebih 50.000 pengguna Android.Semua aplikasi itu memang sangat berbahaya karena merupakan ‘bajakan’ dari aplikasi asli yang telah sangat populer dan di kalangan pengguna Android. Sebagai contoh, aplikasi bernama Chess akan membuat user mengira itu adalah sebuah game catur biasa namun ternyata ketika dimainkan, sejumlah data dari device Android akan tercuri.Ketika user download salah satu dari 21 aplikasi itu maka aplikasi tersebut akan melakukan rooting device Android menggunakan metode seperti ‘rageagainstthecage’ kemudian menggunakan Android executable file (APK) untuk mendapatkan data, seperti provider apa yang dipakai juga user ID. Selanjutnya aplikasi itu akan bertindak sebagai pintu keluar rahasia yang secara diam-diam membawa pergi kode-kode dari device Android.Berikut daftar dari 21 aplikasi berbahaya yang telah ditarik Google dari Android Market. Jika Anda merasa pernah mendownload salah satunya, pastikan Anda mengganti SIM card dengan nomor yang baru karena Anda tidak tahu pasti apakah data dalam ponsel Android itu masih aman atau tidak. Dan juga perlu diingat untuk tidak melakukan transaksi online untuk sementara.- Falling Down- Super Guitar Solo- Super History Eraser- Photo Editor- Super Ringtone Maker- Super Sex Positions- Hot Sexy Videos- Chess- 下坠滚球 > Fall Ball- Hilton Sex Sound- Screaming Sexy Japanese Girls- Falling Ball Dodge- Scientific Calculator- Dice Roller- 躲避弹球 > Dodge Ball- Advanced Currency Converter- APP Uninstaller- 几何战机_PewPew- Funny Paint- Spider Man- 蜘蛛侠 > Spider-ManTiap kali download aplikasi dari Android Market, pastikan Anda baca semua keterangan dan review yang menyertai aplikasi yang akan Anda download. Hal ini penting dilakukan karena Android Market bersifat ‘open’ yang di satu sisi sangat menguntungkan tapi di sisi lain bisa saja membawa bencana seperti adanya 21 malware di atas Open source OS seperti Android memang rentan sekali terkena berbagai macam virus dan malware. Bahkan menurut Kapersky, untuk saat ini ada sekitar 70 jenis malware apps yang menyerang Android. Dan angka itu masih akan terus berkembang lebih banyak lagi.Sebelumnya Goole telah memblokir 21 aplikasi yang dicurigai sebagai malware. Dan hal itu terus dilakukan Google meskipun mereka tidak memberitahukan berapa jumlah malware yang telah diblokir sampai hari ini.Kapersky yang terkenal dengan produk anti virusnya itu mengatakan kalau Android sampai Maret 2011 kemarin beresiko terkena serangan 70 jenis malware. Dan itu ada di berbagai aplikasi yang dengan mudah didownload dan terinstall di Android device.Google sepertinya memang perlu menerapkan kontrol yang lebih ketat untuk aplikasi yang didaftarkan di Android Market. Barangkali harus mencontoh proses app approval seperti yang ada di App Store milik Apple. Karena jika masalah virus dan malware ini masih terus berlanjut, bukan tidak mungkin menjadi ancaman bagi Android karena memicu pindahnya user ke OS lain.Google Lepas Kill Switch Untuk Membunuh Android Malware Untuk itulah Google mengeluarkan Kill Switch untuk mematikan semua aplikasi berbahaya tersebut dari ponsel Android yang terlanjur mendownloadnya.Kill Switch adalah sofware yang harus didownload di ponsel Android. Google memberikannya seperti OTA update yang kemudian terinstall secara otomatis. Setelah terinstall maka Kill Switch akan menghapus malware yang ada tanpa dibutuhkan persetujuan user.“Kami memberikan Android Market security update untuk semua ponsel Android yang telah terinfeksi malware, untuk mencegah lebih banyak lagi data yang bisa tercuri. Jika ponsel Anda telah terinfeksi, Anda akan menerima email dari android-market-support@google.com dalam 72 jam mendatang. Anda juga akan menerima notifikasi di ponsel ketika aplikasi berhasil dihapus. Anda tidak perlu melakukan apapun; update security tersebut akan secara otomatis membatalkan semua ‘pencurian’. Dalam 24 jam setelah proses undo selesai, Anda akan diberitahukan lewat email.”Kill Switch ini telah ada pada 2008 dan telah digunakan untuk memblokir dan menghapus aplikasi berbahaya yang terlanjur terdownload di ponsel Android. Google juga menambahkan:“Untuk device yang telah terinfeksi, kami yakin informasi yang dicuri hanya berupa device-specific (IMEI/IMSI, unique codes yang digunakan untuk mengindentifikasi devices, dan versi Android yang dijalankan device Anda). Namun hal ini bisa memberikan ijin pada si pencuri untuk mendapatkan data lainnya.”Perlu dicatatat bahwa Kill Scwitch ini belum sepenuhnya menyelesaikan semua masalah, setidaknya itu yang ditulis di TechCrunch. Mereka mengatakan untuk kasus tertentu harus melalui carrier dan produsen hardware. Masalahnya, cellular providers masih menggunakan Android versi lama, dan sayangnya malware menyerang Android versi 2.2.1 dan versi sebelumnya. Sebaliknya, Anda Anda yang menggunakan Android versi terbaru jangan terlalu khawatir tentang security hole itu.

0 komentar:

Catat Ulasan

Share |

Buku Cerita Bawean